Temukan Pengetahuan, Perluas Wawasan

Klasifikasi dan Karakteristik Anak Tunarungu

â„šī¸
Informasi untuk Pembaca

Terima kasih telah mengunjungi Ensiklopedia.xyz . Bantu kami meningkatkan kualitas artikel dengan memberikan penilaian dan komentar pada bagian bawah halaman.

KLASIFIKASI ANAK TUNARUNGU

Kemampuan mendengar dari  individu yang  satu  berbeda dengan individu lainnya. Apabila kemampuan mendengar dari seseorang ternyata sama dengan kebanyakan orang, berarti pendengaran anak tersebut dapat dikatakan normal. 

Bagi tunarungu  yang  mengalami  hambatan  dalam  pendengaran  itu  pun  masih  dapat dikelompokkan berdasarkan kemampuan anak yang mendengar. lebih lanjut untuk mengetahui pengelompokannya, penulis memaparkan sebagai berikut.

BACA JUGA: Pengertian Anak Tunarungu

Klasifikasi   anak   tunarungu   yang   dikemukakan   oleh   Samuel   A.Kirk (Permanarian Somad: 1996). 

A. o Db 

Menunjukkan pendengaran optimal

B. o Db

Menunjukkan masih mempunyai pendengaran normal. 

C. 27- 40 Db

Menunjukkan kesulitan mendengar bunyi-bunyi yang jauh, membutuhkan tempat duduk yang strategis letaknya dan memerlukan terapi wicara (tergolong tunarungu sangat ringan).

D. 41-55 Db

Mengerti  bahasa  percakapan,tidak  dapat  mengikuti  diskusi kelas,membutuhkan alat  bantu dengar dan terapi bicara (tergolong tunarungu ringan).

E. 56-76 Db

Hanya bisa mendengar suara dari  arah yang dekat,masih mempunyai sisa pendengaran untuk belajar bahasa ekspresif ataupun reseptif dan bicara dengan menggunakan alat bantu dengar serta dengan cara yang khusus(tergolong tunarungu sedang).

F. 71- 90 Db 

Hanya bisa mendengar bunyi yang sangat dekat,kadang dianggap tuli,membutuhkan pendidikan luar biasa yang intensif,membutuhkan alat bantu mendengar (ABM) dan latihan bicara secara intensif (tergolong tunarungu berat).

G. 91 Db ke atas

Mungkin sadar akan adanya bunyi atau suara dan getaran,banyak bergantung pada penglihatan daripada pendengarannya untuk proses menerima informasi dan yang bersangkutan dianggap tuli (tergolong tunarungu berat sekali/ekstrem).

KARAKTERISTIK ANAK TUNARUNGU

Karakteristik anak tunarungu sangat kompleks dan berbeda-beda satu sama lain. Secara kasat mata keadaan anak tunarungu sama seperti anak normal pada umumnya. 

Apabila dilihat ada beberapa karakteristik yang berbeda. Karakteristik anak tunarungu dalam segi bahasa dan bicara adalah sebagai berikut.

  1. Miskin kosakata
  2. Mengalami kesulitan dalam mengerti ungkapan bahasa yang mengandung arti tuna kiasan dan kata-kata abstrak.
  3. Sulit memahami kalimat-kalimat yang kompleks atau kalimat-kalimat yang panjang serta bentuk kiasan.
  4. Kurang menguasai irama dan gaya bahasa.

Anak  tunarungu  juga  mempunyai  beberapa  karakteristik,  terutama keterbatasan kosakata. Hal tersebut yang menyebabkan anak tunarungu kesulitan berkomunikasi dengan orang lain. Terlebih lagi permasalahan tentang kejelasan dalam berbicara. 

Anak tunarungu biasanya mengalami masalah dalam artikulasi, yaitu mengucapkan kata-kata yang tidak atau kurang jelas. Namun,hal itu dapat diatasi dengan metode drill, yaitu anak melakukan latihan mengucapkan kata- kata secara berulang-ulang sampai anak terampil atau terbiasa berbicara dengan artikulasi yang tepat dan jelas.

Bagi tunarungu  yang  mengalami  hambatan  dalam  pendengaran  itu  pun  masih  dapat dikelompokkan berdasarkan kemampuan anak yang mendengar. lebih lanjut untuk mengetahui pengelompokannya, penulis memaparkan sebagai berikut.

BACA JUGA: Pengertian Anak Tunarungu

Klasifikasi   anak   tunarungu   yang   dikemukakan   oleh   Samuel   A.Kirk (Permanarian Somad: 1996). 

A. o Db 

Menunjukkan pendengaran optimal

B. o Db

Menunjukkan masih mempunyai pendengaran normal. 

C. 27- 40 Db

Menunjukkan kesulitan mendengar bunyi-bunyi yang jauh, membutuhkan tempat duduk yang strategis letaknya dan memerlukan terapi wicara (tergolong tunarungu sangat ringan).

D. 41-55 Db

Mengerti  bahasa  percakapan,tidak  dapat  mengikuti  diskusi kelas,membutuhkan alat  bantu dengar dan terapi bicara (tergolong tunarungu ringan).

E. 56-76 Db

Hanya bisa mendengar suara dari  arah yang dekat,masih mempunyai sisa pendengaran untuk belajar bahasa ekspresif ataupun reseptif dan bicara dengan menggunakan alat bantu dengar serta dengan cara yang khusus(tergolong tunarungu sedang).

F. 71- 90 Db 

Hanya bisa mendengar bunyi yang sangat dekat,kadang dianggap tuli,membutuhkan pendidikan luar biasa yang intensif,membutuhkan alat bantu mendengar (ABM) dan latihan bicara secara intensif (tergolong tunarungu berat).

G. 91 Db ke atas

Mungkin sadar akan adanya bunyi atau suara dan getaran,banyak bergantung pada penglihatan daripada pendengarannya untuk proses menerima informasi dan yang bersangkutan dianggap tuli (tergolong tunarungu berat sekali/ekstrem).

KARAKTERISTIK ANAK TUNARUNGU

Karakteristik anak tunarungu sangat kompleks dan berbeda-beda satu sama lain. Secara kasat mata keadaan anak tunarungu sama seperti anak normal pada umumnya. 

Apabila dilihat ada beberapa karakteristik yang berbeda. Karakteristik anak tunarungu dalam segi bahasa dan bicara adalah sebagai berikut.

  1. Miskin kosakata
  2. Mengalami kesulitan dalam mengerti ungkapan bahasa yang mengandung arti tuna kiasan dan kata-kata abstrak.
  3. Sulit memahami kalimat-kalimat yang kompleks atau kalimat-kalimat yang panjang serta bentuk kiasan.
  4. Kurang menguasai irama dan gaya bahasa.

Anak  tunarungu  juga  mempunyai  beberapa  karakteristik,  terutama keterbatasan kosakata. Hal tersebut yang menyebabkan anak tunarungu kesulitan berkomunikasi dengan orang lain. Terlebih lagi permasalahan tentang kejelasan dalam berbicara. 

Anak tunarungu biasanya mengalami masalah dalam artikulasi, yaitu mengucapkan kata-kata yang tidak atau kurang jelas. Namun,hal itu dapat diatasi dengan metode drill, yaitu anak melakukan latihan mengucapkan kata- kata secara berulang-ulang sampai anak terampil atau terbiasa berbicara dengan artikulasi yang tepat dan jelas.

Bagaimana pengalaman Kamu membaca artikel dihalaman ini?

Klik bintang, untuk memberi rating!

Kami mohon maaf, bila pengalamanmu membaca artikel ini kurang menyenangkan!

Kami akan memperbaikinya!

Menurutmu, bagaimana kami bisa membuat artikel ini lebih baik?


Comments
Loading...