Kumpulan lirik lagu dangdut Yang Asyik Menemani Seharian
Terima kasih telah mengunjungi Ensiklopedia.xyz . Bantu kami meningkatkan kualitas artikel dengan memberikan penilaian dan komentar pada bagian bawah halaman.

Dikala melakukan aktivitas seperti bekerja, Berlari, olahraga, tidur dan aktivitas lainnya, Lagu merupakan salah satu teman asyik untuk menemani kita. agar mood kita menjadi fresh lagi. atau hati kita menjadi tenang lagi.
Kumpulan lirik lagu dangdut Yang Asyik Menemani Seharian
Berikut ini adalah daftar lagu yang super asik. simak uraiannya.
- Lirik Lagu Bahtera Cinta Bahtera cinta
Beredar sang bumi
Mengitari matahari
Merangkaikan waktu
Tahun-tahun berlalu
Namun cintaku
Takkan pernah berubah
Masa demi masa
Kita berdua
Takkan pernah berpisah
Baur dalam cinta
Berlayar bahtera
Mengharungi samudra
Mencapai tujuan
Nun di pantai harapan
Badai dan gelombang
Yang datang merintang
Takkan merubah
Haluan cita-cita
Padamu nahkoda
Kutambatkan cinta
Bawalah daku
Ke pulau bahagia
Beredar sang bumi
Mengitari matahari
Merangkaikan waktu
Tahun-tahun berlalu
Namun cintaku
Takkan pernah berubah
Masa demi masa
Kita berdua
Takkan pernah berpisah
Baur dalam cinta
Berlayar bahtera
Mengharungi samudra
Mencapai tujuan
Nun di pantai harapan
Badai dan gelombang
Yang datang merintang
Takkan merubah
Haluan cita-cita
Padamu nahkoda
Kutambatkan cinta
Bawalah daku
Ke pulau bahagia
- Lirik Lagu Birunya cinta
Jangan, jangan kau simpan cintamu
Di balik awan yang hitam
Karena langit masih seperti yang dulu
Anggun dan biru seperti birunya cintaku padamu
Hoo, sayang
Meskipun sekian lama
Tetap terpendam rasa cinta
Aku takkan merubah birunya cinta kita
Percayalah, kasih
Kupuisikan namamu
Kusimpan jadi nyanyian
Kuukir kemesraan di dalam impianku
Tanda kasih
Birunya cinta kita berdua
Semoga abadi seperti birunya langit
Hatiku pasti, hatimu jua
Biarlah bersama di dalam suka, di dalam duka
Berdua kita bahagia
Jangan, jangan kau simpan cintamu
Di balik awan yang hitam
Karena langit masih seperti yang dulu
Anggun dan biru seperti birunya cintaku padamu
Hoo, sayang
Meskipun sekian lama
Telah terpendam rasa cinta
Aku takkan merubah birunya cinta kita
Percayalah, kasih
Kupuisikan namamu
Kusimpan jadi nyanyian
Kuukir kemesraan di dalam impianku
Tanda kasih
Birunya cinta kita berdua
Semoga abadi seperti birunya langit
Hatiku pasti, hatimu jua
Biarlah bersama di dalam suka, di dalam duka
Berdua kita bahagia
Birunya cinta kita berdua
Semoga abadi seperti birunya langit
- Lirik Lagu Dermaga cinta
Bukan cuma kata indah
Manis bibir saja
Bukan cuma kata cinta
Namun bukti nyata
Resah gelisah jangan tumbuh luka
Mengurangi cinta
Usah kau ragu hasrat cintaku
Hanya milikmu selalu
Bukan cuma kata indah
Manis bibir saja
Bukan cuma kata cinta
Namun bukti nyata
Membentang badai gelombang
Meretak tembok karang samudera
Tenggelam lautan cintamu
Terhempas ke dermaga nan lalu
Kutahu dirimu setia
Bertahun kita hidup bersama
Kecewa hatiku kecewa
Karena hatimu bercabang dua
Pernah kuucap kepadamu
Dialah pertama cintaku
Namun kini kau milikku
Demi tuhan kau hidupku
Hingga akhir hayatku
Bukan cuma kata indah
Manis bibir saja
Bukan cuma kata cinta
Namun bukti nyata
Membentang badai gelombang
Meretak tembok karang samudera
Tenggelam lautan cintamu
Terhempas ke dermaga nan lalu
Kutahu dirimu setia
Bertahun kita hidup bersama
Kecewa hatiku kecewa
Karena hatimu bercabang dua
Pernah kuucap kepadamu
Dialah pertama cintaku
Namun kini kau milikku
Demi tuhan kau hidupku
Hingga akhir hayatku
Bukan cuma kata indah
Manis bibir saja
Bukan cuma kata cinta
Namun bukti nyata
Resah gelisah jangan tumbuh luka
Mengurangi cinta
Usah kau ragu hasrat cintaku
Hanya milikmu selalu
Bukan cuma kata indah
Manis bibir saja
Bukan cuma kata cinta
Namun bukti nyata
- Lirik Lagu Gerimis melanda hati
Di mana pun kau berada
Kau selalu kucinta
Walau tak bersama
Sepenuh hati padamu
Kucinta dengan jiwa
Tak ingin jauh darimu
Rindu takkan terkira
Gerimis melanda hati
Terlalu ‘ku mencintai
Tak rela melepasmu pergi
Tak rela bila harus terjadi
Haaaaaaa
Haaaaaaaa
Haaaaaaa
Haaaaaaaa
Jarak memisahkan kita
Kutakut kau tak setia
Curiga menguras jiwa
Kuingin selalu bersama
Dengan orang yang kucinta
Tak sanggup jauh terpisah
Walaupun aku percaya
Jodoh takkan ke mana
Bila Tuhan menakdirkan
Pasti diberi jalan
Di mana pun kau berada
Kau selalu kucinta
Walau tak bersama
Haaaaaaa
Haaaaaaaa
Haaaaaaa
Haaaaaaaa
Jarak memisahkan kita
Kutakut kau tak setia
Curiga menguras jiwa
Kuingin selalu bersama
Dengan orang yang kucinta
Tak sanggup jauh terpisah
Walaupun aku percaya
Jodoh takkan ke mana
Bila Tuhan menakdirkan
Pasti diberi jalan
Di mana pun kau berada
Kau selalu kucinta
Walau tak bersama
- Lirik Lagu Tulang rusuk
Katanya diriku tercipta
Dari tulang rusukmu
Yang hilang satu
Nyatanya hidupku kau siksa
Hanya karena kuterlahir
Tak sempurna
Kau salahkan aku
Hinakan diriku
Tak perduli aku
Cinta yang merana
Kau salahkan aku
Hinakan diriku
Tak perduli aku
Kasihku tersiksa
Katanya diriku tercipta
Dari tulang rusukmu
Yang hilang satu
Tobat, tobat, tobatlah tobat
Kau salah-salahkan wanita
Yang kau ingat buruknya
Lupa akan baiknya
Salahmu tak pernah kau rasa
Bagai kacang lupa kulitnya
Kau lupakan asal-usulnya
Susah kau timang-timang
Hina kau sayang-sayang
Senang dikit kau lupa pulang
Sadarlah, ingatlah
Sadarlah engkau kekasihku
Katanya diriku tercipta
Dari tulang rusukmu
Yang hilang satu
Tobat, tobat, tobatlah tobat
Kau salah-salahkan wanita
Yang kau ingat buruknya
Lupa akan baiknya
Salahmu tak pernah kau rasa
Bagai kacang lupa kulitnya
Kau lupakan asal-usulnya
Susah kau timang-timang
Hina kau sayang-sayang
Senang dikit kau lupa pulang
Sadarlah, ingatlah
Sadarlah engkau kekasihku
Sadarlah, ingatlah
Sadarlah engkau kekasihku
- Lirik Lagu Bagai ranting yang kering
Kau anggap diriku
Bagai ranting yang kering
Kau diam, kau acuh
Dan tak pernah kau sentuh
Ujian ataukah hinaan untuku
Diriku ke kanan dan kau pun ke kiri
Kau anggap diriku bagai ranting yang kering
Perasaanku berbakti untukmu
Makan pagi kusiapkan semua
Mati ataukah hilang perasaanmu?
Apa memang pindah ke lain hati?
Jadi aku harus apa?
Masa sih, aku diam saja?
Apa memang kau tunggu jatuh ke tanah?
Kau anggap diriku bagai ranting yang kering
Perasaanku berbakti untukmu
Makan pagi kusiapkan semua
Mati atau hilang perasaanmu?
Apa memang pindah ke lain hati?
Jadi aku harus apa?
Masa sih, aku diam saja?
Atau memang kau tunggu jatuh ke tanah?
Kau anggap diriku bagai ranting yang kering
Kau diam, kau acuh
Dan tak pernah kau sentuh
Ujian ataukah hinaan untuku
Diriku ke kanan dan kau pun ke kiri
Kau anggap diriku bagai ranting yang kering
- Lirik Lagu Payung hitam
Bagai bencana yang melanda
Setelah kudengar keputusanmu
Kejam
Payung hitam yang menjadi saksi
Setiap hari diriku menanti
Tak peduli hujan turun, petir menghalangi
Kutetap bertahan walau air hujan membasahi badan
Tapi kini setelah kau kembali
Sikapmu sungguh menyakitkan hati
Mengapa baru sekarang
Aku kau banding-bandingkan
Dengan wanita yang baru kau cinta?
Kejam
Sungguh begitu mudahnya
Kau memutuskan cinta
Hanya dengan satu kata
Kata maaf saja
Walaupun cuma dua gram
Cincin yang engkau ikatkan
Tapi nantinya diriku
Akan jadi hinaan
Akan jadi cemoohan ocehan orang
Apakah seorang wanita lahir ke dunia
Hanya untuk dijadikan bahan perbandingan?
Tapi kini setelah kau kembali
Sikapmu sungguh menyakitkan hati
Mengapa baru sekarang
Aku kau banding-bandingkan
Dengan wanita yang baru kau cinta?
Kejam
Kejam, kejam
Kejam, kejam
- Lirik Lagu Terlena
Masih terngiang di telingaku
Bisik cintamu
Betapa lembut dan mesranya
Aku terlena
Terlena
Kuterlena
Tiada terasa air mataku
Basahi pipi
Aku terharu dan terbuai
Aku terlena
Terlena
Kuterlena
Sungguh aku bahagia
Benih cinta yang kau tanam
Bersemi indah di hati
Air mata bahagia
Jangan menjadi duka
Bersama kita selamanya
Kuterlena
Dalam buai
Asmara
Sungguh aku bahagia
Benih cinta yang kau tanam
Bersemi indah di hati
Air mata bahagia
Jangan menjadi duka
Bersama kita selamanya
Kuterlena
Dalam buai
Asmara
Masih terngiang di telingaku
Bisik cintamu
Betapa lembut dan mesranya
Aku terlena
Terlena
Kuterlena
Terlena
Kuterlena
- Lirik Lagu Gaun merah
Saat gerimis datang membasahi gaun merahku
Yang engkau berikan untukku
Kini gaun merah ini hanya menjadi saksi bisu
Saat kau tinggalkan diriku
Terbuai aku dalam mulut manismu
Yang penuh dengan janji palsu, seakan semuanya indah
Terpuruk aku di dalam lembah cinta
Yang membuat mataku buta, karena diriku telah memilih
Tak tau dirimu mendua
Biarkan kubawa luka hatiku ini
Dan tak akan aku sesali
Walaupun gerimis tak henti
Kini cukup sudah aku rasakan perih hati
Dan ku tak mau terulang lagi
Walaupun cintaku bersemi
Pergilah kasih
Kuharap kau bahagia
Dan biarkanlah cinta kita
Hanyalah menjadi cerita
Terbuai aku dalam mulut manismu
Yang penuh dengan janji palsu, seakan semuanya indah
Terpuruk aku di dalam lembah cinta
Yang membuat mataku buta, karena diriku telah memilih
Tak tau dirimu mendua
Biarkan kubawa luka hatiku ini
Dan tak akan aku sesali
Walaupun gerimis tak henti
Kini cukup sudah aku rasakan perih hati
Dan ku tak mau terulang lagi
Walaupun cintaku bersemi
Pergilah kasih
Kuharap kau bahagia
Dan biarkanlah cinta kita
Hanyalah menjadi cerita
- Lirik Lagu Kerinduan
Betapa hati rindu pada dirimu, duhai kekasihku
Segeralah kembali pada diriku, duhai kekasihku
Aku sudah rindu lincah manja sikapmu
Aku sangat rindu kasih sayang darimu
Semoga kita dapat bertemu lagi seperti dahulu
Supaya kita dapat bercinta lagi seperti dahulu
Gelisah, hati gelisah, sejak kepergianmu
Tak sabar, hati tak sabar, menanti kedatanganmu
Ku coba menantimu walau gelisah
Ku kan slalu menanti
Dengarkanlah kasihku
Dengarlah sayang
Ku ingin kau kembali
Semoga kita dapat bertemu lagi seperti dahulu
Supaya kita dapat bercinta lagi seperti dahulu
Aku sudah rindu lincah manja sikapmu
Aku sangat rindu kasih sayang darimu
Semoga kita dapat bertemu lagi seperti dahulu
Supaya kita dapat bercinta lagi seperti dahulu