Temukan Pengetahuan, Perluas Wawasan

Menelik Keselamatan dan Hidup Kekal Menurut Alkitab

ℹ️
Informasi untuk Pembaca

Terima kasih telah mengunjungi Ensiklopedia.xyz . Bantu kami meningkatkan kualitas artikel dengan memberikan penilaian dan komentar pada bagian bawah halaman.

Allah  ingin  dikenal,  dihormati  lewat  seluruh  kondisi  dunia  sebab  Dia  ingin menyatakan  kehebatan-Nya  supaya  bangsa  lain  dapat  mengenal  Tuhan.  Itu  sebabnya dalam  hal  ini,  Dia  menyatakan  kehebatan  dan  kekuatan  Tangan-Nya  dengan  tujuan supaya  bangsa  lain  dapat  mengenal  Dia.  

Demikian  juga  Dia  menghendaki  agar  kita mengenal  Pribadi-Nya  lebih  dekat  dan  lebih  intensif  melalui  Firman  Allah  sehingga kita  dapat  semakin  mengasihi  dan  merindukan  Dia.  

Jika  kita  mengenal  Allah  harus dibuktikan  dalam  setiap  perbuatan  kita,  jangan  dikatakan  ‘mengenal  Allah’  tetapi  tidak menghormati-Nya,  akibatnya  menyalibkan  Tuhan  untuk  kedua  kalinya  (Roma 1:21  dan. 1 Kor. 2:8).  Setiap  orang  yang  mengenal  Pribadi  Allah  dengan  benar,  pasti  akan menghargai  dan  meninggikan  Korban  Kristus  lewat  praktek  hidupnya  serta  tidak memuja/menyembah  kepada  illah  lain.  

Kita  ambil  contoh  dari  Abraham  yang  adalah “sahabat  Allah”  oleh  penundukan  diri  serta  ketaatannya  kepada  Allah,  anda  juga  dapat mengenal  Allah  serta  mengalami  pengasihan,  damai  sejahtera,  dan  berkatNya.  Mengenal  Allah  dengan  sungguh-sungguh  menundukkan  diri  kepadaNya  adalah pengalaman  yang  paling  penting  dalam  hidup  kita.

Betapa  indahnya  bahwa  Allah  menyatakan  diriNya  kepada  orang-orang  yang mencariNya  dengan  segenap  hati.  Bilamana  kita  berpaling  dari  pada  jalan  yang  sesat dan  sungguh-sungguh  menundukkan  diri  kepadaNya,  RohNya  akan  tinggal  di  dalam anda.  

Tidak  ada  sesuatupun  yang  dapat  memisahkan  anda  dari  kasihNya  selagi  kita mempencayai  janji-janjiNya  dan  mengikutiNya  dengan  ketaatan.  Anda  akan  menemukan  bahwa  la  menebus  anda  dengan  harga  mahal,  dan  Allah  akan menginginkan  persekutuan  dengan  kita.  

Oleh  karena  itu,  mintalah  kebijaksanaan  kepada Allah  selagi  Allah  berkenan  kepada  kita.  Allah  telah  mengilhami  orang-orang  saleh yang  ingin  mencari-Nya.  Sekalipun  Iblis  berusaha  untuk  memadamkannya,  secara  ajaib Allah  akan  melindungi  kita  dari  berbagai  cobaan  dan  rintangan  serta  pencobaan.

Keselamatan Menurut Alkitab

Alkitab (Bible)

Keselamatan  itu  diperoleh  bukan  melalui  hasil  pekerjaan  atau  usaha  kita 

Efesus  2:8-9  Sebab  karena  kasih  karunia  kamu  diselamatkan  oleh  iman;  itu  bukan hasil  usahamu,  tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan  diri.

Titus 3:5-7  pada  waktu  itu  Dia  telah  menyelamatkan  kita,  bukan  karena  perbuatan  baik yang  telah  kita  lakukan,  tetapi  karena  rahmat-Nya  oleh  permandian  kelahiran  kembali dan  oleh  pembaharuan  yang  dikerjakan  oleh  Roh  Kudus,  yang  sudah  dilimpahkan-Nya kepada  kita  oleh  Yesus  Kristus,  Juruselamat  kita,  supaya kita,  sebagai  orang  yang dibenarkan  oleh  kasih  karunia-Nya,  berhak  menerima  hidup  yang  kekal,  sesuai  dengan pengharapan  kita. 

Keselamatan  adalah  pemberian  Allah  yang  diperoleh  hanya  melalui  pribadi  dan karya  Kristus.

1  Yohanes  5:5-12  Siapakah  yang  mengalahkan  dunia,  selain  dari  pada  dia  yang percaya,  bahwa  Yesus  adalah  Anak  Allah?  Inilah  Dia  yang  telah  datang  dengan  air dan  darah,  yaitu  Yesus  Kristus,  bukan  saja  dengan  air,  tetapi  dengan  air  dan  dengan darah.  Dan  Rohlah  yang  memberi  kesaksian,  karena  Roh  adalah  kebenaran.  Sebab  ada tiga  yang  memberi  kesaksian  (di  dalam  sorga:  Bapa,  Firman  dan  Roh  Kudus;  dan ketiganya  adalah  satu.  Dan  ada  tiga  yang  memberi  kesaksian di  bumi):  Roh  dan  air dan  darah  dan  ketiganya  adalah  satu.  Kita  menerima  kesaksian  manusia,  tetapi kesaksian  Allah  lebih  kuat.  Sebab  demikianlah  kesaksian  yang  diberikan  Allah  tentang Anak-Nya.  

Barangsiapa  percaya  kepada  Anak  Allah,  ia  mempunyai  kesaksian  itu  di dalam  dirinya;  barangsiapa  tidak  percaya  kepada  Allah,  ia  membuat  Dia  menjadi pendusta,  karena  ia  tidak  percaya  akan  kesaksian  yang  diberikan  Allah  tentang  Anak-Nya.  Dan  inilah  kesaksian  itu:  Allah  telah  mengaruniakan  hidup  yang  kekal  kepada kita  dan  hidup  itu  ada  di  dalam  Anak-Nya.  Barangsiapa  memiliki  Anak,  ia  memiliki hidup;  barangsiapa  tidak  memiliki  Anak, ia  tidak  memiliki  hidup. 

Kisah  4:12  Dan  keselamatan  tidak  ada  di  dalam  siapapun  juga  Selain  di  dalam  Dia, sebab  di  bawah  kolong  langit  ini  tidak  ada  nama  lain  yang  diberikan  kepada  manusia yang  olehnya  kita  dapat  diselamatkan.

Efesus  2:8-9  Sebab  karena  kasih  karunia  kamu  diselamatkan  oleh  iman;  itu  bukan hasil  usahamu,  tetapi  pemberian  Allah, itu  bukan  hasil  pekerjaanmu:  jangan  ada  orang yang  memegahkan  diri. 

Filipi  3:8-9  Malahan  segala  sesuatu  kuanggap  rugi,  karena  pengenalan  akan  Kristus Yesus,  Tuhanku,  lebih  mulia  dari  pada  semuanya.  Oleh  karena  Dialah  aku  telah melepaskan  semuanya  itu  dan  menganggapnya  sampah,  supaya  aku  memperoleh Kristus,  dan  berada  dalam  Dia  bukan  dengan  kebenaranku  sendiri  karena  mentaati hukum  Taurat,  melainkan  dengan  kebenaran  karena  kepercayaan  kepada  Kristus,  yaitu kebenaran  yang  Allah  anugerah kan  berdasarkan  kepercayaan. 

B.Hidup  Kekal 

Dimanakah Hidup Kekal ditemukan?

Perbuatan  baik  merupakan  suatu  tindakan  yang  diharapkan  setiap  orang.  Karena tindakan  ini  sangat  menyentuh  hati  banyak  orang,  maka  tidak  mengherankan  jika perbuatan  baik  dijadikan  kelompok  tertentu  sebagai  alat  untuk  memperoleh  hidup  kekal.  

Namun  Alkitab  tidak  sependapat  dengan  keyakinan  seperti  ini.  Alkitab  tidak membenarkan  dan  mengajarkan  pekerjaan  baik  sebagai  sarana  untuk  memperoleh  hidup kekal.

Untuk  menelusuri  kebenaran  ini,  Efesus  2:8-9  merupakan  bagian  firman  penting yang  berkaitan  dengan  topik ini.  Paulus  berkata,  “Sebab  karena  kasih  karunia  kamu diselamatkan  oleh  iman;  itu  bukan  hasil  usahamu,  tetapi  pemberian  Allah,  itu  bukan hasil  pekerjaanmu:  jangan  ada  orang  yang  memegahkan  diri.”  Ayat  ini  memberikan sanggahan  kuat  bahwa  manusia  bisa  menyelamatkan  dirinya  sendiri.

Pada  kesempatan  lain,  Paulus  menguatkan  apa  yang  disampaikan  diatas,  “Tetapi ketika  nyata  kemurahan  Allah,  Juruselamat  kita,  dan  kasih-Nya  kepada  manusia,  pada waktu  itu  Dia  telah  menyelamatkan  kita,  bukan  karena  perbuatan  baik  yang  telah kita  lakukan,  tetapi  karena  rahmat-Nya  oleh  permandian  kelahiran  kembali  dan  oleh pembaharuan  yang  dikerjakan  oleh  Roh  Kudus”  (Titus 3:4-5).  

Kedua  perikop  ini menjelaskan  keselamatan  sepenuhnya  karya  Allah,  dan  manusia  tidak  melakukan  satu perbuatan  baik  apapun  untuk  mendapatkannya. 

Pernyataan  bahwa  “hidup  kekal  itu  sepenuhnya  anugerah  Allah”  tidak  serta merta  diterima  para  teolog.  Ada  kelompok  Kristen  yang  mempercayai  bahwa  ada partisipasi  manusia  dalam  memperoleh  hidup  kekal,  dan  tanpa  partisipasi  itu  niscaya manusia  memperoleh  hidup  kekal.  

Pandangan  ini  pertama  kali  digagas  oleh Arminius yang  kemudian  Lima  Pokok  Armenianisme  dituliskan  sebagai  rangkuman  ajarannya. 

Dalam  rangkuman  itu  diuraikan  bahwa  karena  manusia  memiliki  partisipasi  dalam memperoleh  keselamatan,  oleh  karena  itu  keselamatan  juga  bergantung  pada  tiap-tiap orang  untuk  memeliharanya.  Dengan  kata  lain  jika  seseorang  itu  lalai,  tidak  setia  dan taat,  maka  keselamatan  itu  bisa  hilang.  Ajaran  ini  menitik  beratkan  tanggungjawab manusia.

Di  pihak  lain  ada  kelompok  yang  sepenuhnya  mempercayai  apa  yang  Paulus katakan  bahwa  hidup  kekal  itu  murni  anugerah  Allah  melalui  iman  yang  diberikan kepada  manusia.  Manusia  merupakan  penerima  anugerah  itu  dan  ia  tidak  memiliki setitik  partisipasi  pun  untuk  mendapatkannya.  Kelompok  yang  mempercayai  ajaran  ini kemudian  merangkum  ajarannya  sebagai  respon  pada  lima  pokok  Arminianisme  yang dinamakan  sebagai  Lima  Pokok  Kalvinisme.  

Sebenarnya  Yahanes  Kalvin  bukanlah orang  yang  menggagas  rangkuman  ajaran  ini.  Yohanes  Kalvin  mencatat  banyak  pokok penjelasan  firman  Allah  tersebar  dalam  tulisannya,  tetapi  pengikut  ajaran  Kalvinisme merangkum  tulisannya  dan  memberi  judul  Lima  Pokok  Kalvinisme.  Kedua  pandangan ini   telah   tersebar   dan   dianut   berbagai   gereja   di  seluruh   dunia,   baik   di   kalangan Reformed  dan  Dispensasional  dan  ajaran  ini   telah  mewarnai  penjelasan  firman  Allah yang  diberitakan  di  setiap  gereja.

PENUTUP

Kita  adalah  manusia  biasa  yang  tidak  luput  dari  perbuatan  dosa,  baik  itu  dosa perbuatan  maupun  dosa  pikiran  yang  sering  kita  lakukan.  Sehingga,  kita  kadang-kadang  menjadi  jauh  dan  sangat  jauh  dari  apa  yang  seharusnya  tidak  kita  lakukan dimana  kita  sulit  bertumbuh  dalam  pengenalan  akan  Allah.  Oleh  karena  itu,  mengenal akan  kebesaran  Allah  yang  telah  mengasihi  kita  dan  kita  mau  belajar  akan  firman Tuhan,  maka  apapun  yang  kita  hadapi  akan  merasa  ringan,  teratasi  dan  lain  sebagainya  oleh  karena  adanya  campur  tangan  dari  ALLAH  sebagai  Bapa  yang  tidak pernah  lupa  akan  anak-anak-Nya  yang  mau  mengenal  dan  belajar  untuk  mengasihi-Nya. 

Hendaklah dalam  setiap  kehidupan  yang  kita  jalani  di  dunia  ini,  kita  harus menyerahkan  sepenuhnya  kepada  ALLAH.  Sebab  ALLAH  tidak  pernah  meninggalkan kita  dan  selalu  mengasihi  kita  seperti  pada  firman  yang  berbunyi “  karena  begitu  besar kasih  Allah  akan  dunia  ini  sehingga  Dia  telah  mengaruniakan  Anak-Nya  yang  tunggal supaya  setiap  orang  yang  percaya  kepadaNya  tidak  binasa  melainkan  beroleh  hidup yang  kekal  (Yohanes 3:16).  

Oleh  karena  itu,  apapun  yang  kita  jalani  di  dalam kehidupan  ini,  taruhkanlah  semua  itu  dalam  Kasih  Allah  dan  percaya  bahwa  hanya melalui  Allah  kita  beroleh  keselamatan  lewat  pengorbanan  Yesus  Kristus  di  Kayu Salib.  Amin…….

Bagaimana pengalaman Kamu membaca artikel dihalaman ini?

Klik bintang, untuk memberi rating!

Kami mohon maaf, bila pengalamanmu membaca artikel ini kurang menyenangkan!

Kami akan memperbaikinya!

Menurutmu, bagaimana kami bisa membuat artikel ini lebih baik?


Comments
Loading...