Indikator Yang Mengindikasi Sebuah Layanan atau Produk Penipuan dan Scam
Terima kasih telah mengunjungi Ensiklopedia.xyz . Bantu kami meningkatkan kualitas artikel dengan memberikan penilaian dan komentar pada bagian bawah halaman.

Semakin berkembangnya teknologi internet, semakin marak juga penipuan yang terjadi di internet. Karena fenomena ini, maka kemampuan untuk memfilter informasi yang benar dan tidak sangatlah diperlukan agar tidak terjebak dalam perangkap penipu.
Berikut ini adalah daftar jenis-jenis penipuan di Internet serta ciri-ciri maupun indikator yang bisa menjadi acuan untuk terhindar dari jeratan komplotan penipu di dunia maya.
Penipuan Mengatasnamakan Layanan Perusahaan Resmi
Berikut adalah ciri-ciri dan indikator penipuan yang mengatasnamakan layanan dari sebuah perusahaan resmi.
Menggunakan Nomor Ponsel Pribadi
Ketika sebuah layanan menyebutkan mereka merupakan sebuah layanan perusahaan resmi dengan sebuah website perusahaan terkenal, akan tetapi masih menggunakan nomor ponsel biasa saat menghubungi Anda maka sudah bisa dipastikan itu merupakan penipuan
Misalnya sebuah layanan yang ditawarkan di sosial media mengatakan bahwa mereka adalah resmi dan bisa ditemukan websitenya di bni.co.id. Akan tetapi ketika mereka tidak menghubungi Anda melalui nomor resmi BNI atau setidaknya nomor telepon kantor, maka dipastikan itu adalah penipuan.
Menggunakan No Rekening Atas Nama Perorangan
Sebuah layanan yang ditawarkan dengan mencatut nama perusahaan besar, akan tetapi saat akan melakukan transaksi menggunakan rekening atas nama perorangan maka dapat dipastikan itu adalah penipuan. Karena biasanya perusahaan resmi akan mempunyai fitur pembayaran menggunakan virtual account dan kode pembayarannya atas nama perusahaan atau biasanya muncul atas nama nasabah itu sendiri.
Informasi di Website Resmi Tidak Sesuai
Saat sebuah tawaran layanan maupun produk atau bisnis ditawarkan dengan mencatut sebuah website resmi sebuah perusahaan, maka silahkan diperiksa dengan baik. Apakah ada kesesuaian informasi antara yang ditawarkan dengan yang ada di website atau tidak ada sama sekali. Bila terdapat perbedaan dan informasi yang ditampilkan, bahkan tidak memiliki kesamaan maka dipastikan produk dan layanan yang ditawarkan adalah penipuan dan scam.
Tidak Menggunakan Web Dan Email Perusahaan
Ketika melakukan pengiriman data tidak melalui form dari website resmi dan atau email perusahaan, maka dipastikan itu adalah penipuan. Karena ketika sebuah perusahaan menjalankan operasional resmi pasti selalu menggunakan email dan website perusahaan. Contoh Email resmi perusahaan [email protected]. Contoh email gratisan [email protected] dan [email protected]
Menggunakan Domain Gratisan
Sebuah layanan dan produk yang ditawarkan oleh perusahaan resmi tentunya menggunakan sebuah website dengan sebuah domain berbayar dan bukanlah domain gratisan. Contoh website dengan domain gratisan : investasiamanah.blogspot.com
Mengirimkan Foto Id Card Di Internet Melalui Chat
Id card tidak memiliki kekuatan di internet untuk menyatakan sebuah status legal atau resminya sebuah layanan dan produk yang ditawarkan. Ketika di dunia maya, indikator penentu sebuah layanan resmi atau tidak adalah email resmi perusahaan atau email karyawan yang melekat pada domain website resmi perusahaan. Contoh email resmi perusahaan [email protected] dan [email protected].
Menggunakan Group Sebagai Satu-satunya Jalur Komunikasi
Ketika sebuah layanan benar-benar dari sebuah perusahaan resmi, maka jalur komunikasi dengan sebuah layanan bukan hanya dari group saja tetapi dari channel lain. Misalnya dari Aplikasi resmi yang terintegrasi dengan website resmi, jadi setiap pengguna atau nasabah memiliki login akses pada channel tertentu.
Sehingga, ketika produk atau layanan hanya menggunakan satu jalur komunikasi (misalnya group Telegram) untuk mendapatkan akses informasi layanan dan produk maka dapat dipastikan itu adalah penipuan dan scam.
Demikian artikel mengenai ciri-ciri dan indikator sebuah penipuan di internet, semoga menjadi referensi agar kasus penipuan tidak menimpa.